Langsung ke konten utama

Mendidik Anak Untuk Beribadah Umroh - 5 star umrah twitter



Seorang bocah adalah wasiat dari Tuhan SWT dan sekalian ayah bunda ada darma buat membela|memelihara|mengasuh|mengurus|menjaga|menyelenggarakan} dan mendidik anak mulai ketika saat lahir hingga mereka dewasa. Cara memelihara seluruh ayah bunda pun berlainan dari satu dan yang lainya. Tapi memiliki putra yang solehah, hebat dan juga sehat adalah dambaan semua ibu bapak.

Kesholehan yang orang tua harapkan tentu tidak lepas dari cara gimana ayah bunda mendidik putra sejak dini. Sebagai ayah bunda, memperkenalkan dan membiasakan ibadah kepada anak sebaiknya dilaksanakan dengan keadaan yang sifatnya positif dan menyenangkan. salat, puasa, wakaf, bahkan umroh harus mulai dikenalkan sejak usia dini. Biasanya, di usia tiga tahun seorang bocah berada di tahap memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. ketika melihat hal-hal baru, dia pasti menanyakannya. seumpama diajarkan sesuatu, otaknya mudah mencerna. Di sinilah kesempatan para ayah bunda untuk memperkenalkan ibadah umrah kepada putri.

Cara yang sangat sesuai untuk mengenalkan ibadah kepada anak merupakan dengan memberi contoh langsung. Misalnya, semenjak ingin mengajari bocah Ibadah shalat, maka ayah bunda diharapkan bisa salat di situasi yang terlihat oleh bocah, atau bisa juga mengajak putri untuk bersama-sama Shalat berjamaah di mesjid. kalau orang tua membaca Al-Quran sebaiknya dilakukan di dekat putri, agar putri terbiasa dengan lantunan ayat suci Al-Quran dan masih banyak hal-hal kecil lainnya yang bisa dikerjakan.

umroh dan haji adalah salah satu ibadah yang juga tidak luput untuk dikenalkan pada putri. Si kecil paling tidak mulai mengenal Kabah yang menjadi kiblatnya umat islam semenjak Ibadah shalat, pengorbanan
Rasul Ismail AS ketika akan disembelih oleh Nabi Ibrahim AS, menjungkarnya air zam-zam di {telapak kaki|telapak|kaki] Nabi Ismail AS dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut bisa diajarkan melalui banyak media seperti cerita, gambar, video, bahkan yang paling afdhal adalah dengan mengajak putri untuk sanggup berkunjung langsung ke Baitullah untuk ibadah umrah. Menanamkan motivasi untuk menunaikan ibadah haji dan umroh pada putri dipercaya mampu membentuk karakternya menjadi insan yang taat dan kelak akan mencintai agamanya walaupun menurut kesepakatan para ulama tidak ada kefarduan untuk mengamalkan ibadah umrah bagi putra yang belum akil baligh.

Dengan mengajak putra umroh bersama bisa menjadi proses pembelajaran bersama antara orang tua dan bocah. putra tentu akan belajar sangat banyak dan menerima berbagai pengalaman berharga selama perjalanan ke Mekkah mulai ketika dari proses bonding antar anggota keluarga, interaksi bersama orang baru, berdamai dengan tantangan perjalanan, latihan kesabaran, dan lain sebagainya.

Selain itu, anak juga langsung bisa menyelami sejarah peradaban islam. putri bisa mengkaji ketangguhan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Kesabaran Siti Hajar berlari-lari mencari sumber air untuk putranya Ismail kecil. Juga Ketabahan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat berjuang untuk menegakkan kalimat tauhid. Pengorbanan dan Ketangguhan para Nabi dan sahabatnya menjadi teladan yang baik bagi putra.

Yang paling penting untuk diingat juga adalah, banyak orang tua yang menunda membawa si kecil ke Baitullah dengan alasan takut repot dan menganggap bocah juga belum mengerti apa-apa. Tapi pernahkah terlintas dalam sanubari Anda bahwa umur itu tidak ada yang tahu. Bisa saja besok, atau bahkan hari ini Anda bisa saja dipanggil oleh Rabbul Alamain. Selama masih diberi kesempatan serta rezki yang berlebih, tidak ada salahnya untuk mengajak anak untuk ibadah umroh bersama Anda. Jika terus ditunda, apakah ada jaminan bahwa Anda masih diberi umur serta kesempatan yang sama untuk mengajak putra umroh?



Referensi:

Biro Travel Umroh dan Haji di Lubuk Sikaping

http://www.performhajj.com/what_is_hajj.php

Komentar

Postingan populer dari blog ini

You will want to look into the proteins

My hubby said I explored incredible

energy and control your entire temptations