Langsung ke konten utama

Mendidik Anak Untuk Beribadah Umroh - travel umroh 2014 jakarta

 

Seorang anak merupakan wasiat dari Allah SWT dan segenap ayah bunda mempunyai peranan untuk membela|memelihara|mengasuh|mengurus|menjaga|menyelenggarakan} dan mendidik anak semenjak dari lahir sampai mereka dewasa. Cara mengasuh sekalian ibu bapak pun berlainan dari satu dan yang lainya. Tapi memiliki bocah yang sholehah, intelek dan juga sehat merupakan dambaan semua ibu bapak.

Kesolehan yang orang tua harapkan tentu saja tidak lepas dari cara gimana ayah bunda mendidik putra sejak dini. Sebagai orang tua, mengenalkan dan mendidik ibadah kepada putra sebaiknya dilakukan dengan keadaan yang sifatnya positif dan menyenangkan. Ibadah shalat, puasa, wakaf, bahkan umroh harus mulai diperlihatkan mulai usia dini. Biasanya, di memasuki 3 tahun seorang putri berada di tahap ada rasa ingin tahu yang tinggi. ketika melihat hal-hal baru, bocah pasti menanyakannya. seumpama diajarkan sesuatu, otaknya mudah mencerna. Di sinilah kesempatan para ibu bapak untuk memperkenalkan umrah kepada bocah.

Cara yang paling tepat untuk mengenalkan ibadah kepada anak adalah dengan memberi contoh langsung. Misalnya, semenjak ingin mengajari bocah Shalat, maka orang tua diharapkan kuasa salat di posisi yang terlihat oleh anak, atau juga bisa mengajak putri untuk bersama-sama Shalat berjamaah di masjid. seandainya ayah atau ibu membaca Al-Quran sebaiknya dilaksanakan di dekat putri, agar bocah terbiasa dengan bacaan ayat suci Al-Quran dan sangat banyak hal-hal kecil lainnya yang bisa dilakukan.

umroh dan haji merupakan salah satu ibadah yang juga perlu untuk dikenalkan pada putra. Si kecil sedikitnya mulai mengenal Ka'bah yang menjadi kiblatnya umat islam awal salat, pengorbanan
Rasul Ismail AS semenjak ingin disembelih oleh Nabi Ibrahim AS, adanya air zam-zam di {telapak kaki|telapak|kaki] Nabi Ismail AS dan lain sebagainya. Hal-hal itu dapat diajarkan melalui banyak media seperti dongeng, gambar, video, bahkan yang paling mulia merupakan dengan mengajak anak untuk dapat berkunjung langsung ke Baitullah untuk ibadah umroh. Menanamkan motivasi guna menunaikan ibadah haji dan ibadah umrah pada putri dipercaya mampu membentuk karakternya menjadi insan yang bertakwa dan suatu saat nanti akan cinta pada agamanya kendatipun menurut kesepakatan ulama tidak ada kefarduan untuk menjalankan umrah bagi bocah yang belum akil baligh.

Dengan mengajak putri ibadah umroh bersama dapat menjadi proses pembelajaran bersama antara ibu bapak dan bocah. bocah tentu akan belajar banyak dan memperoleh berbagai pengalaman berharga selama perjalanan ke Mekkah semenjak dari proses taya-jawab antar anggota keluarga, komunikasi bersama orang baru, berdamai dengan tantangan perjalanan, latihan kesabaran, dsb.

Disamping itu, putra juga secara tidak langsung bisa menyidik sejarah peradaban islam. putra kuasa menyelidiki ketangguhan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Kehebatan Siti Hajar berlari-lari mencari air untuk putranya Ismail kecil. Juga Keuletan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat berjuang untuk menegakkan syariat islam. Pengorbanan dan Kesabaran para Nabi dan sahabatnya menjadi teladan yang baik bagi anak.

Yang penting untuk diingat juga merupakan, banyak ibu bapak yang menunda membawa putra ke Baitullah dengan alasan takut repot dan menganggap putri juga belum mengerti apa-apa. Tapi pernahkah terlintas dalam sanubari Anda bahwa ajal itu tidak ada yang tahu. Bisa saja besok, atau bahkan hari ini Anda bisa saja dipanggil oleh Allah swt. Selama masih diberi kesempatan serta rezeki yang berlebih, tidak ada salahnya untuk mengajak bocah untuk umrah bersama Anda. Jika terus ditunda, apakah ada jaminan bahwa Anda masih diberi umur serta kesempatan yang sama untuk mengajak putri ibadah umrah?



Referensi:

Biro Travel Umroh dan Haji di Kota Padangpanjang

https://www.slideshare.net/hafizamir/what-is-umrah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

You will want to look into the proteins

My hubby said I explored incredible

energy and control your entire temptations